Perkenalkan, Grand New Avanza dan Veloz

 
Foto yang terlihat seperti selebaran prerentasi produk atau press release beredar di internet.


Avanza Ganda – Satu lagi bocoran terbaru soal model terlaris Toyota Indonesia kembali terungkap. Kali ini, sosok Toyota Avanza dan Veloz diunggah di salah satu media sosial, terungkap kalau keduanya akan menyandang nama tambahan, "Grand New".

Dari foto tersebut, fakta baru menunjukan kalau Avanza dan Veloz akan seperti dua model yang berbeda. Desain keduanya jelas dirancang lebih modern, membuat model Avanza yang kini masih beredar seperti ketinggalan zaman.

Bocoran ini terlihat seperti materi presentasi kedua model penyegaran Avanza dan Veloz. Fakta ini menunjukan sekaligus kalau rencana peluncuran Grand New Avanza dan Grand New Veloz pada Agustus 2015, tetap berjalan sesuai jadwal.

Dari sebagian tulisan yang tertera pada foto tersebut, Toyota Astra Motor (TAM) yakin Grand New Avanza bisa tetap mempertahankan dominasinya sebagai model terlaris sekaligus MPV terfavorit di Indonesia.

Pekan depan TAM akan menggelar presentarsi produk kepada diler dan perusahaan pembiayaan. Kemungkinan besar, spesifikasi dan harga Grand New Avanza akan terkuak, angka cicilan bisa diumbar, dan peminat sudah bisa memesan. Bahkan, sejumlah diler sudah membuka pesanan tidak resmi bagi konsumen yang berminat membeli Grand New Avanza atau Grand New Veloz.

Hingga saat ini bocoran informasi tentang Avanza terus mengalir sebelum peluncuran pada 12 Agustus nanti. Model yang diproduksi Daihatsu di Indonesia bersama Xenia ini akan menggendong mesin 1.3L dan 1.5L yang sudah dikembangkan, fitur Anti-Lock Braking System untuk semua tipe, headunit layar sentuh sebagai kelengkapan standar, dan punya pilihan warna baru.

Sumber : KomparOtomotif

Cara melepas emblem depan belakang

Cara melepas emblem depan belakang

Bahan yang diperlukan :
1. Red emblem depan ukuran 14cm x 9,5cm belakang 13cm x 9cm (yg disetir sdh terpasang tp belum diukur dan foto, nyopotnya susah)
2. Benang nilon layang-layang/ benang gigi dental floss/ tali rafia
3. Minyak kayu putih caplang
4. 10 kuku jari tangan

BELAKANG
Step 1: Selipin nilon kmd digesek2

 

step 2: Olesin minyak kayu putih dan kekuatan 10 kuku jari tangan buat ngilangin lem 3M


karena letak pin red emblem dgn lobang body berbeda, lobangnya sy tutup pakai lakban dan 2 pin nya saya potong.

 

Sumber: avanzaxenia.net 

Tune-up Mobil Sendiri, Merawat Sekaligus Berhemat


Tune-up Mobil Sendiri, Merawat Sekaligus Berhemat - Perawatan terhadap kendaraan, harus dilakukan. Asyiknya, ada beberapa hal yang mampu dikerjakan sendiri, tanpa harus bantuan tenaga mekanik. Selain akan menghemat paling sedikit Rp 100 ribu, ilmu untuk ‘menjamah' mobil juga bertambah.

Sembari mengisi waktu luang, dan semoga kondisi mesin kembali bugar. Contoh yang dipakai Toyota Avanza S 1.500 cc dengan transmisi otomatis. Namun secara garis besar, perlakuan pada mobil lain juga tak terlalu berbeda. Sebelumnya sediakan beberapa peralatan yang dibutuhkan (gbr.1).

Supaya pekerjaan bisa dilakukan dengan nyaman, tunggu panas mesin menurun terlebih dahulu. Jangan juga ketika mesin terlalu dingin. Takutnya, setelan ketika panas bakal berubah. Kemudian, langkah pertama buka penutup filter udara. Caranya, buka klip-klip pengikat yang ada (gbr.2).

Angkat dan bersihkan saringan tersebut (gbr.3). Ganti dengan yang baru jika terlalu kotor dan tak bisa lagi dibersihkan. Sebab filter yang kotor akan menghambat saluran dan debit udara yang masuk. Bisa mengakibatkan konsumsi bahan bakar semakin tidak ekonomis, karena injakan pada pedal gas akan lebih dalam.



Setelah semua terbuka akan terlihat lubang throttle body. Longok, maka terlihat jelaga hitam di seputar skep ‘kupu-kupu'nya. Untuk membersihkannya, semprot pakai carburetor cleaner (gbr.4). Namun, untuk yang sudah mengeras, tak bisa langsung lepas. Guna menghilangkan jelaga yang sudah mengeras, gunakan kain yang sudah disemprot pembersih karburator. "Sebenarnya untuk hasil maksimal lebih baik gunakan engine conditioner, tapi memang agak mahal," sebut Taqwa SS dari bengkel Garden Speed, Cilandak, Jaksel.

Ketika penyemprotan, pastikan mesin dalam keadaan menyala. Tarik tuas gas menggunakan tangan dan tahan supaya mesin tidak mati. Jika mati, hidupkan kembali. Maksudnya supaya cairan kimia tersebut dapat beraksi di dalam ruang bakar.

Jangan lupakan juga untuk mengganti atau memeriksa kondisi busi yang ada. Posisinya yang ditengah dan tertutup rumah saringan udara, maka harus mengeluarkan tenaga ekstra. Buka semua baut yang mengikat rumah saringan udara tersebut (gbr.5) dengan kunci 10 mm.

Jangan langsung tarik rumah saringan udara walaupun semua baut sudah terlepas. Sebab, ada 3 slang dan 3 soket sensor yang harus dilepas (gbr.6). Ingat baik-baik posisinya untuk memudahkan pemasangan kembali. Hati-hati saat melepas soket sensor.

Langkah berikutnya, buka koil yang ada (gbr.7). Lagi-lagi gunakan kunci 10 mm. Jangan lupa juga lepas soket yang ada. "Hal terpenting, posisi kunci harus di Off. Supaya tidak ada aliran listrik," saran Iwan Abdurahman, section head, technical service division PT Toyota Astra Motor.


Tarik koil ke atas untuk membuka busi. Gunakan kunci busi ukuran kecil untuk membukanya. Jangan terlalu dipaksa jika masih terlalu keras. Diamkan beberapa saat supaya suhu mesin terus menurun. Baru bisa coba lagi.

Jika sudah terlalu banyak jelaga pada ground electrode dan juga center electrode, lebih baik diganti baru saja. Toh harganya juga tak terlalu mahal. Mulai Rp 25 ribu untuk yang standar.

Setelah semua proses ringan tersebut, saatnya untuk kembali merangkai. Ingat baik-baik supaya tidak ada yang salah atau tak terpasang. Utamanya mengenai slang-slang dan soket sensor. Lalu, tinggal coba hidupkan mesin.


Pintu Mobil Tidak Mau Mengunci - Kawat Central Lock Patah



Pintu Mobil Tidak Mau Mengunci - Terkadang beberapa avanza mengalami hal seperti pintu sebelah kanan depan tidak mau dikunci, dan dicek pintu lainnya ternyata terkunci dengan baik. Buka door trim ternyata kawat/ kabel central lock nya patah.

Kawat yang patah bisa diganti dengan kawat yang sama sejenis juga, dan selongsong kawatnya jangan di buang karena masih bisa di pake buat kawat penggantinya nanti.

Langkah langkah pergantian :
  1. buka doortrim pintu 
  2. setelah door trim terbuka, kemudian lepas handle pintu bagian dalam yang menempel pada bagian pintu
  3. carilah kawat pengganti (bisa didapat di toko material) kalo bisa kualitas kawatnya yang menggunanakan bahan baja lentur.
  4. gantilah kawat sesuai dengan panjang kawat yang terpasang (bawaannya mobil)
  5. kemudian setelah selesai penggantian kawat, cobalah pasang kembali handle pintu bagian dalam dan lalu coba central lock dengan cara membuka dan mengunci menggunakan remote, (cobalah beberapa kali untuk memastikan penggantian nya berjalan dengan baik.
  6. setelah semua lancar, kemudian pasanglah kembali door trim yang dibuka tadi,
  7. selesai


Usir Embun di Lampu Toyota Avanza

Usir Embun di Lampu Toyota Avanza

Usir Embun di Lampu Toyota Avanza - Sebagai mobil setengah juta umat, Toyota Avanza tergolong bandel dan minim perawatan. Uniknya, kenapa lampu utama mobil ini selalu saja berembun baik ketika hujan atau mobil dicuci. Sementara Avanza sebelumnya tidak pernah mengalami hal serupa. Klaim ke bengkel resmi dan sudah diganti baru pun, menurutnya tetap tidak menyelesaikan masalah. Kira-kira apa yang bisa membuat embun di lampu utama?


Bocor

Adanya embun di dalam lampu utama mobil jelas menandakan ada yang bocor. Bocor sedikit saja, bisa bikin molekul air menyusup masuk ke dalam ruang lampu. Jika sudah mengembun sebaiknya dilakukan servis lampu untuk mengatasinya.


Ada beberapa lokasi yang bisa menjadi lokasi penyusupan. Batok lampu sendiri terbelah dua, terbagi menjadi mika dan reflektor. Nah, sambungan antara keduanya itu hanya dengan klip yang juga diberi sealer pada permukaan sambungan. Kondisi sealer kurang padat atau permukaan renggang bisa jadi sumber bocor. Misalnya saat hujan atau mencuci mobil. Apalagi kalau dicuci pakai air bertekanan tinggi, bisa saja air menyusup masuk.

Kalau dibiarkan, selain efek estetika alias tak sedap dipandang mata, juga bisa bikin efek buruk buat reflektor. (Reflektor bisa mengelupas kalau lembab). Servis lampu yang biasa dibanderol Rp 250 ribuan buat sepasang lampu depan ini meliputi bongkar pasang lampu dan dibersihkan termasuk menambah sealer baru di sambungan batok.


Setelah itu, juga memeriksa kemungkinan bocor lain. Seperti pada saat pemasangan lampu utama, pastikan karet penutup belakangnya tertutup rapat.


Ada dua lubang lagi yang rentan jadi lokasi bocor. Yaitu lubang lampu sein, periksa karet pada fitting lampu. Selain itu juga ada lubang hawa yang kalau terbuka atau bocor bisa bikin uap air menyusup. 
Sumber: mobil.otomotifnet.com

Menjaga agar Avanza Putih Tetap Terlihat Sempurna


Menjaga agar Avanza Putih Tetap Terlihat Sempurna

Menjaga agar Avanza Putih Tetap Terlihat Sempurna — Mobil dengan warna putih sedang menjadi pilihan bagi kebanyakan konsumen di Indonesia. Putih dianggap warna yang bersih dan membuat tampilan mobil menjadi makin mewah. Namun, merawat kelir putih perlu perhatian lebih agar tidak cepat pudar.

Berikan perawatan ekstra untuk menjaga kualitas warna dan kebersihan mobil. Pasalnya, kotor sedikit saja mobil dengan warna putih ini sudah tidak sedap dipandang mata.

"Gampang-gampang susah sebenarnya merawat warna putih. Pastinya, bila terkena hujan langsung segera dicuci agar bercak-bercak dan jamur tidak menempel. Usahakan juga jangan parkir di bawah matahari langsung dan jangan dibiasakan pakai cover bodi saat parkir di rumah.

Poles bodi juga diperlukan agar kualitas warna tetap terjaga. Tiga bulan sampai enam bulan sekali luangkan waktu untuk memoles bodi, yang bisa dilakukan di salon mobil atau juga dikerjakan sendiri.

Biasakan untuk mencuci mobil seusai terkena hujan. Ini adalah kunci terpenting bila ingin warna cat mobil tetap awet.

Biasanya orang yang sibuk sudah malas untuk mencuci mobil setelah terkena air hujan. Sifat air hujan itu keras, bahkan bisa menimbulkan karat. Bila cuci saja sudah malas, biasanya orang sudah tidak memikirkan lagi untuk memoles mobil. Ini yang bisa membuat warna putih berubah jadi kuning.



Selain itu, yang perlu diperhatikan adalah pemasangan stiker pada bodi. Upayakan stiker tidak mengganggu estetika pada bagian luar eksterior. Pikirkan secara matang bila ingin memasang stiker, dan usahakan stiker terpasang memang untuk waktu yang lama. Amannya memasang stiker memang di kaca karena mudah dibersihkan.

Sumber: Kompas.com

Lima Teknik Dasar Mengemudi


1. Latihan mengemudi dengan mempertahankan kestabilan kecepatan.
Ikuti arus lalu lintas. Usahakan agar saat melewati tanjakan atau turunan, kekuatan kaki menginjak gas selalu sama.
Tujuan latihan ini agar kecepatan kendaraan bisa selalu stabil. (Praktiknya lebih susah dari kedengarannya!)

2. Latihan Mengerem
Pertama, tentukan dulu titik sasaran berhenti. Tujuan latihan ini untuk mempertahankan tekanan kaki pada pedal gas hingga bisa menghentikan mobil pada titik berhenti yang ditargetkan. (Tidak boleh dibantu dengan nginjak rem, gas harus stabil).

3. Latihan Accel Work (=mengatur gas, mobil stasioner)
Injak pedal gas lalu hentikan tepat pada jumlah putaran yang ditargetkan sendiri sambil melihat Tachometer. Tapi, bukan di-adjust setelah overshoot (Baru disesuaikan setelah RPM terlanjur lewat dari target). Tujuannya, saat menginjak atau melepas pedal gas, sebisa mungkin pas dengan jumlah putaran sebelumnya.

4. Latihan Menggerakkan Setir (=Mobil Stasioner)
Dongkrak sedikit bagian depan, lakukan lock to lock (=Kondisi di mana ban bisa bergerak ke kiri maupun ke kanan hingga maksimal). Gerakkan setir ke kanan, lalu ke kiri. Tujuannya, untuk selalu dapat mengukur sejauh mana kita telah menggerakkan setir dengan mengembalikan posisi ban ke arah netral.

5. Latihan Merasakan Posisi Ban
Tetapkan benda yang menjadi target (misalnya : batu kecil atau kaleng kosong, dsb). Lindas dengan ban yang kita tentukan sendiri, tapi…lakukan latihan ini dengan hati-hati sekali…kalau tidak… benda yang kita lindas tidak bisa kita prediksi akan terlempar ke arah mana, jangan sampai mengenai orang or benda/mobil/motor/jendela kaca orang lain.



TEKNIK MENIKUNG KE KANAN (KE KIRI BERLAKU SEBALIKNYA)
Sampai tikungan makin dekat, besaran gas jangan berubah. Pinggirkan mobil sampai mepet batas sebelah kiri, lalu mulai menginjak rem, tarik rem kurang lebih 1 cm, banting setir perlahan ke kanan, masukkan giginya jika tidak ada mobil dari arah berlawanan, lepas pedal remnya, kalo gravitasi samping sudah mereda, turunkan ke gigi 2, jangan buru2, selanjutnya langsung buka penuh gas, segera naikkan ke gigi 3, dst.
Di tikungan, rem jangan dilepas semua, tenaga saat nginjak rem harus tetap, belokan kemudi dengan luwes. Rasakan tenaga saat mobil akan belok, lepas pedal rem, gas perlahan. Jika jalan di depan kelihatan, gas penuh.

Sumber: Bluefame

Bersih-bersih atau Ganti Saringan AC

Saringan AC Mobil Avanza 2010


Hati-hati jika kabin Avanza Anda berbau tidak sedap. Apalagi semburan udara AC kurang kencang. Bisa jadi, ada masalah di seputar AC. Namun, sebagai langkah awal coba fokuskan pada filter AC dulu. Soalnya, beberapa kasus ternyata berasal dari filter yang sudah tersumbat. Awas, kotoran yang menumpuk bisa mengakibatkan penyakit seperti infeksi saluran pernafasan (ISPA). Selain itu, kotoran juga menyebabkan bau yang tidak sedap, dan yang pasti dinginnya AC tidak optimal.
Melalui embusan dari blower AC itu, kita dapat menghirup udara yang bersih apabila kondisi filter itu bersih dan tidak tersumbat kotoran.

Secara kasat mata filter AC tidak ubahnya seperti filter udara yang berada di mesin. Cuma, filter AC berguna untuk menyaring kotoran yang dihembuskan blower AC. Peranti penyaring ini berada di balik laci dasbor. Bentuk dari filter AC menyerupai kaset tipis. Misalnya, seperti yang Anda bisa temui pada Avanza 2010.
Filter AC menyerupai kaset tipis

Peranti penyaring debu ini punya banderol sekitar Rp 200 ribuan. Buat Avanza dan Xenia, sangat sederhana. Tidak ada frame, hanya rangkaian kertas saringan yang ditekuk saja.
Kalau tidak ada saringan, AC bisa kotor dan mampat karena kotoran dan lendir.

Pada Avanza anyar, ternyata sudah ada saringannya. Tetapi tetap perlu penggantian setiap tahun. Salah satu indikatornya, angin AC kecil karena AC mampat. Namun kalau tidak pakai, risiko mampat ada pada evaporator.

Mengecek dan menggantinya sendiri mudah kok. Komponen ini ada di balik laci. Jadi, copot dulu lacinya dengan menekan bagian pinggir laci. Setelah itu, buka rumah saringan.
Bentuknya kotak dan ada di bagian atas evaporator-blower. Ada semacam kancing di sebelah kanan. Tinggal tekan kancing itu dan tarik. Kalau kancing sudah lepas, tarik tutup rumah saringan ini ke kanan karena ada nok di kiri.
Untuk penggantian atau pembersihan bisa dilakukan dengan mudah dan dilakukan dengan sendiri. Tanpa alat bantu untuk membuka filter tersebut. Pertama, buka laci dasbor dan cari boks filter yang letaknya pas di balik laci.
Buka laci dasbor
Lantas tekan klip di sebelah kanan dari cover hingga lepas dari dudukannya, lalu tinggal copot cover dan mengambil filternya. Selanjutnya filter bisa dibersihkan dengan angin dari kompresor atau dapat kita lap saja dengan kain. Namun hati-hati jangan sampai merusak bahan filter AC tersebut.

Copot cover dan mengambil filternya
Bersihkan dengan angin dari kompresor


Untuk mini MPV sejuta umat Avanza produksi awal belum ada. Namun sejak 2009 sudah ada peranti yang juga biasa disebut cabin air filter ini.

Mencegah Getar Pada Pilar Toyota Avanza


Pilar kedua kalau dihitung dari kaca depan
Lewat jalan mulus, sudah pasti nyaman dan aman. Namun begitu ketemu jalan bergelombang, rusak atau banyak lubang, baru ketahuan kalau mobil ada kekurangan. Paling simpel namun cukup mengganggu adalah munculnya bunyi-bunyian.
 

Seperti yang terjadi pada Toyota Avanza maupun Daihatsu Xenia. Ada kecenderungan terjadi getaran pada bagian interiornya. Uniknya, getaran itu menimbulkan bunyi tak enak didengar ketika lewat jalan jelak.
 

Sudah begitu, letak asal bunyinya cukup ajaib. Karena terdengar di bawah kursi pengemudi dan penumpang depan. Sudah pasti, tidak mungkin berasal dari kursi. Karena jok terikat kuat pada dudukannya oleh empat buah baut. Peranti di lantai kabin pun tertutup karpet dan relatif aman dari bunyi.


Setelah dirunut dan diperhatikan, ternyata suara berasal dari dinding kabin terutama pada pilar kedua kalau dihitung dari kaca depan, biasanya bunyi akibat ada getaran pada penutupnya.

Pilar yang tempat menempelnya kaca depan kemudian pilar yang berada antara pintu depan dan belakang. Nah, pada semua mobil termasuk juga Avanza dan Xenia pilar ini merupakan tempat persembunyian seat belt.
 

Tenang, bukan seat belt kok yang sering bunyi. Melainkan plastik penutup pilar itu. Plastik ini memegang kuping dari frame pintu pada bodi mobil.  Plastik ini memegang kuping dari frame pintu pada bodi mobil. Pada kuping inilah dipasang karet penutup bekleding mobil. Nah, plastik penutup ini berada di bagian bawah pilar yang tidak tertutup kain bekleding.
 

Entah kenapa, begitu kena lubang plastik ini bergetar dan bikin berisik. Salah satu indikasinya, begitu plastik ini dipegang ketika lewat jalan jelek, berisiknya hilang atau berkurang.
Disinyalir, plastik ini jadi kendur seiring pemakaian. Karena kendur, jadi oblak dan tidak ngeplak dengan dudukan kuping frame pintu mobil. Kebayang dong, apa yang terjadi kalau komponen sudah oblak? Satu hal yang pasti adalah bakal bikin bunyi.

 

Oblak sedikit saja bisa langsung bikin bunyi. Karena penutup plastik ini langsung menempel pada bodi kaleng. Karena penutup plastik ini langsung menempel pada bodi kaleng. Tidak ada material empuk yang biasa terletak pada dua komponen bodi untuk meredam getaran. Lagipula, karet yang melapisi kuping frame bodi di pintu tidak utuh keliling. Hanya sedikit yang bersinggungan dengan cover plastik tadi.
 

Mengatasi bunyi ini sangat mudah, ternyata sudah ada trik khusus buat mengatasinya. Siapkan saja double tape sebagai penambah ruang kosong atara tutup plastik dan pilar.
Ruang kosong atara tutup plastik dan pilar

Kalau bahan sudah ada, tinggal mencopot plastik penutup pilar dengan hati-hati. Pasalnya, untuk menarik plastik pilar ini cukup keras.  Masing-masing kiri dan kanan plastik penutup sudah nyemplung ke sisi lain dari kuping frame bodi itu.
 

Jadi, tarik dulu ke samping supaya keluar dari bibir lingkar pintu. Lalu baru dicopot dari dudukannya dengan menarik keluar plastik penutup ini. Langkah berikutnya langsung memberikan peredaman terhadap plastik ini.
Plastik penutup pilar
Tinggal gunting double tape dan dibuat mengikuti tarikan garis bukaan pintu. Ukur panjangnya sesuai dengan panjang plastik penutup. Kalau kelebihan, jelek kan?
 

Tempel double tape itu sesuai bentuknya. Lalu pasang kembali penutup plastiknya. Karena ada ganjal double tape, plastik penutup pun terbungkam diam alias sudah berhenti berbunyi.
Tempel double tape

Cara Menghilangkan Bau Tidak Sedap Pada AC Avanza

Kebiasaan saat berkendara seperti membawa aneka makanan dan minuman, merokok sembari nyetir dan kerap menyimpan barang-barang beraroma menyengat di kabin, merupakan pemicu munculnya beragam bau tak sedap dari AC.
Bau tidak sedap dari AC berbeda di setiap mobil, tergantung kebiasaan pemiliknya saat sedang nyetir,
baunya mirip kayak bau pesing, tiap kali menghidupkan AC pertama kali. Tapi beberapa menit kemudian langsung hilang dan aromanya normal kembali.

Kemungkinan pemicu munculnya bau tak sedap dari embusan udara AC di kabin Avanza silver ini, lantaran bau menyengat dari lem tadi menyusup masuk ke sistem saluran hisap AC. Posisi saluran hisap AC di kabin Avanza, letaknya memang di bawah dasbor dekat laci. Hal ini memungkinkan aroma menyengat yang berasal dari bagian bawah, mudah tersedot ke saluran hisap AC termasuk debu dan kotoran di lantai kabin.

Kelamaan kondisi evaporator yang terhubung dengan saluran hisap ini, di dalamnya banyak menumpuk kotoran. Kondisi dingin pada komponen ini menjadikan tingkat kelembaban semakin tinggi. Jika lama tak dibersihkan bisa memicu bau tak sedap di ruang evaporator, yang berperan menyuplai hawa sejuk ke kabin.

Menghilangkan aroma tak sedap dan menyengat tiap kali menghidupkan AC, bisa di awal atau sesekali muncul, mesti membersihkan bagian evaporator berikut blower.

Pada kondisi ringan maupun yang sudah parah, cara ini dianggap paling mumpuni buat mengusir bau menyengat tadi. Langkah pertama mesti mencopot evaporator berikut blower AC untuk dibersihkan secara manual. 
Evaporator berikut blower AC
Metoda manual cleaning yang diterapkan ada beberapa step. Yaitu membersihkan evaporator pakai obat khusus untuk mengangkat kotoran yang sudah lengket. Dilanjutkan dengan membilasnya pakai cairan sabun untuk menyapu sisa kotoran. 

Evaporator disemprot dengan air
Kemudian dibilas lagi dengan air bersih bertekanan. Supaya tidak merusak bagian fin (sirip) pada evaporator, cara menyemprotkan air mesti tegak lurus dan memakai mode soft alias air yang menyebar. Hal ini untuk menghindari sirip menjadi bengkok akibat tekanan air dari arah samping.
Evaporator disemprot dengan air bersih bertekanan (mode soft)

Setelah bersih semuanya, pasang kembali evaporator dan blower ke posisi awal. Untuk menciptakan aroma wangi di kabin, bisa tambahkan parfum model busa yang ditaruh di celah saluran hisap AC. 
Parfum model busa

Memilih Ban Mobil yang Tepat

Ban akan habis masa pakainya rata-rata setelah jarak 40 ribu km, untuk jenis mobil penumpang. Mudahnya, tinggal lihat saja tanda TWI (tread wear indicator) yang terpampang di bagian Sidewall. Apabila ketebalan kembang ban sudah mencapai batas TWI tersebut, maka siap-siap merogoh kocek untuk mengganti ban.

Hanya saja sekarang ini mengingat naiknya beragam harga komponen kendaraan, tak terkecuali ban, bagaimana caranya agar pengeluaran rumah tangga tak terganggu, namun operasional kerja tetap lancar. Pertama yang harus diperhatikan saat mengganti ban ialah ukuran standar yang telah ditetapkan oleh pabrikan. Kalau seandainya sudah pernah diganti, lihat kembali buku manual kendaraan untuk mengetahui ukuran aslinya. “Prinsipnya menggunakan ban merek apapun tergantung pemilik, yang penting ukurannya sesuai,”

Contoh; pada ban Toyota Kijang Krista yang menggunakan ban ukuran 195/70R15. Maka penggantinya sebaiknya juga memakai yang sama. Apabila ingin naik tingkat (diameter pelek membesar), ukuran yang direkomendasikan oleh pabrikan adalah toleransi 2 inci. Jadi untuk yang standarnya berukuran 15 inci, toleransi yang diterima maksimal dengan ban ukuran 17 inci.

Kemudian, cara termudah juga lihat di bagian telapak ban terdapat garis berwarna, atau kalau memang sudah hilang termakan waktu, bisa mengecek adanya rambut di ban. Cara terbaik tentu berkonsultasi dengan pihak yang lebih mengerti, seperti toko ban apabila ragu saat ingin mengganti ban. Kemungkinan garansi mobil hangus atau terjadi kesalahan pemasangan bisa diminimalkan dengan berkonsultasi.

Kalau ban yang terpakai rutin ditukar posisi, seharusnya tingkat kehabisan ban akan rata, baik untuk depan maupun belakang. Nah, untuk meringankan pengeluaran bisa mengganti ban 2 buah dulu, tapi ada syaratnya. Pertama tentu kembang ban harus lebih dari indikator minimal. Ban yang sudah tipis hanya membesarkan resiko kecelakaan! “Kemudian posisikan ban yang baru di bagian depan,” Ini bertujuan seandainya terjadi problem, seperti ban pecah, pengemudi masih bisa mengontrol kemudi.

Selanjutnya perhatikan tanggal produksi ban tersebut. Kode ini terletak dibagian sidewall ban. Walau tak harus baru banget, sebaiknya pilih ban yang tanggal produksinya belum setahun. Karena, sesusai aturan dari asosiasi bahwa masa garansi ban selama 3 tahun, maka ban tersebut masih memiliki garansi 2 tahun lagi.

Yang terakhir dan paling penting tentu masalah kantong. Seperti disebut diawal, pemilihan ban pengganti tak harus satu merek dengan aslinya.
Ban akan habis masa pakainya rata-rata setelah jarak 40 ribu km, untuk jenis mobil penumpang. Mudahnya, tinggal lihat saja tanda TWI (tread wear indicator) yang terpampang di bagian Sidewall. Apabila ketebalan kembang ban sudah mencapai batas TWI tersebut, maka siap-siap merogoh kocek untuk mengganti ban.
Hanya saja sekarang ini mengingat naiknya beragam harga komponen kendaraan, tak terkecuali ban, bagaimana caranya agar pengeluaran rumah tangga tak terganggu, namun operasional kerja tetap lancar. Pertama yang harus diperhatikan saat mengganti ban ialah ukuran standar yang telah ditetapkan oleh pabrikan. Kalau seandainya sudah pernah diganti, lihat kembali buku manual kendaraan untuk mengetahui ukuran aslinya. “Prinsipnya menggunakan ban merek apapun tergantung pemilik, yang penting ukurannya sesuai,”
Contoh; pada ban Toyota Kijang Krista yang menggunakan ban ukuran 195/70R15. Maka penggantinya sebaiknya juga memakai yang sama. Apabila ingin naik tingkat (diameter pelek membesar), ukuran yang direkomendasikan oleh pabrikan adalah toleransi 2 inci. Jadi untuk yang standarnya berukuran 15 inci, toleransi yang diterima maksimal dengan ban ukuran 17 inci.
Kemudian, cara termudah juga lihat di bagian telapak ban terdapat garis berwarna, atau kalau memang sudah hilang termakan waktu, bisa mengecek adanya rambut di ban. Cara terbaik tentu berkonsultasi dengan pihak yang lebih mengerti, seperti toko ban apabila ragu saat ingin mengganti ban. Kemungkinan garansi mobil hangus atau terjadi kesalahan pemasangan bisa diminimalkan dengan berkonsultasi.
Kalau ban yang terpakai rutin ditukar posisi, seharusnya tingkat kehabisan ban akan rata, baik untuk depan maupun belakang. Nah, untuk meringankan pengeluaran bisa mengganti ban 2 buah dulu, tapi ada syaratnya. Pertama tentu kembang ban harus lebih dari indikator minimal. Ban yang sudah tipis hanya membesarkan resiko kecelakaan! “Kemudian posisikan ban yang baru di bagian depan,” Ini bertujuan seandainya terjadi problem, seperti ban pecah, pengemudi masih bisa mengontrol kemudi.

Selanjutnya perhatikan tanggal produksi ban tersebut. Kode ini terletak dibagian sidewall ban. Walau tak harus baru banget, sebaiknya pilih ban yang tanggal produksinya belum setahun. Karena, sesusai aturan dari asosiasi bahwa masa garansi ban selama 3 tahun, maka ban tersebut masih memiliki garansi 2 tahun lagi.
Yang terakhir dan paling penting tentu masalah kantong. Seperti disebut diawal, pemilihan ban pengganti tak harus satu merek dengan aslinya.
- See more at: http://taci.or.id/v1/tips-memilih-ban-mobil-yang-tepat.htm/#sthash.YZ5EXLnO.dpuf

Cara Mereset ECU Mobil

Banyak tips cara Mereset ECU, salah satunya untuk mobil2 t 120 ss, avanza atau xenia serta yang mempunyai mesin sejenisnya, dapat dilakukan dengan melepas daya baterai atau melepas kabel negatif dari baterai. Namun tuturnya langkah tersebut tak berlaku untuk sebagian type mobil seperti mobil keluaran eropa. Namun ada kemungkinan tak dapat hidup lagi, karena memerlukan sofware untuk melekukan langkah ini.

Pengertian Reset ECU

Artinya Melakukan pengaturang ulang pada ECU yaitu sistem mengosongkan seluruhnya memori periode panjang dari memori ECU. Variabel ini memotong kecepatan idle, bahan bakar, percikan, serta banyak lagi. ECU ini dapat bakal menaruh persoalan kode untuk kekuatan diagnostik. Dengan mengatur lagi ECU, nilai-nilai langsing bakal mengambil keputusan sebagian nilai default netral serta seluruhnya persoalan kode bakal dihapus.

ECU mendeteksi terjadinya knocking/glitik melalui knock sensor serta memundurkan timing pengapian. Dan Derajat retard timing inilah yang disimpan di ECU. Timing pengapian makin maju (advance) bakal membuahkan tenaga yang lebih terbaik, sedang apabila mundur (retard) bakal membuahkan tenaga yang kurang ; namun apabila terlampau maju dapat menyebabkan tanda-tanda knocking/glitik, di mana ini pasti tak terbaik untuk mesin juga mengakibatkan kerusakan. Beberapa hal yang bikin mesin kita jadi glitik seperti kotor, busi telah lemah dsb. Walau sekian ECU terhitung pandai hingga dia bisa mengadaptasi pergantian (pasti dalam tolerasi range spesifik) agar mesin terus aman tiada gelitik. Bila kita lakukan " tune up " diinginkan keadaan mesin kembali sempurna, sayangnya ECU tak dan merta mengadaptasi pergantian itu disebabkan ECU menaruh catatan retard timing.


Nah, dengan kita mereset ECU diinginkan catatan retard itu hilang serta setting timing kembali ke standard pabrikan ; apabila kebetulan pada mulanya ECU banyak lakukan retard timing maka mungkin saja dengan mereset ECU kita bakal rasakan dampak tenaga, namun apabila nyatanya keadaan mesin tak sangat mungkin untuk timing kembali ke standard pabrikan (tetap penuh kerak dsb) mungkin saja jadi kita seringkali dengarkan bunyi knocking serta pasti si ECU mulai mencatat lagi berapakah derajat timing pengapian harus dimundurkan.

Ada yg katakan bila mesin boros, tarikan berat, baru ubah BBM maka ECU baiknya direset lagi lewat cara mencabut kabel (-) aki serta dilewatkan 30 menit baru dipasang lagi. Sesudah dipasang lagi, ECU bakal pelajari lagi seluruhnya, bila ingin mesin jago ngebut maka mobil mesti dikebut pada waktu ECU direset lagi. Kalu ingin hemat maka mobil mesti di kemudi dengan enjoy.

Disclaimer : Kemungkinan dijamin penumpang. Untuk kendaraan Eropa yang " tuturnya " ada prosedur spesial untuk pergantian aki, newbie tak menyarankannya walau tentunya newbie sendiri tak tau.

Langkah reset ECU ada yang lakukan dengan melepas kabel negatif pada Aki sepanjang sebagian menit, barangkali minimum 30 menit.

Tips Panduan Cara Mereset ECU


Untuk "me-reset " ECU, yang perlu Anda kerjakan yaitu meniadakan sumber daya cadangan. Untuk melindungi memori hidup sesaat mobil dimatikan, ECU mempunyai garis segera, lewat sekering, yang pergi pas ke baterai. Ini umumnya adalah garis yang sama serta sekering yang menyuplai tenaga cadangan untuk radio Anda hingga tak melupakan seluruhnya penyusunannya. Dalam DSM, ini yaitu sekering yang mengontrol lampu kaki yang berjalan saat Anda buka pintu mobil Anda. Pada 1990-1994 DSM, ini yaitu 10A sekering dibawah - kanan - pojok kotak sekering dekat footwell pengemudi. Pada 1995 + DSM ​​, ini yaitu 10A sekering di segi kanan barisan tengah kotak sekering yang sama. Tarik sekering ini dengan kunci keluar serta tunggulah seputar 15 detik, lalu dimasukkan sekering kembali masuk ECU Anda saat ini sudah kehilangan seluruhnya nilai memori periode panjang serta bakal " reset " mereka seluruhnya ke default saat kekuasaan selanjutnya. By the way, memori pabrik radio berjalan sepanjang satu atau dua menit, hingga Anda barangkali tak lagi kehilangan stasiun yang disimpan.

Terkadang orang mau menarik sekering ini saat mereka bekerja pada atau bersihkan interior mobil mereka. Sekering ini dapat mengontrol lampu yang pergi pada waktu Anda buka pintu, demikian banyak tarik sekering ini hingga mereka tak kuras baterai sepanjang pekerjaan mereka. Tetapi, ini dapat bakal memotong daya cadangan ke ECU.

Cara lain:

cobalah buka serta baca2 buku dasar yang memiliki.

Disitu tercatat sekering EFI 15A, STOP 10A, serta TAIL 10A ada hubungan dengan multiport injection.

Lokasi - Buka kap mesin lalu buka boks sekering.

Pelaksanaan

  1. Cabut sekeringnya
  2. Diamkan 2 menit
  3. Lalu Gunakan kembali sekeringnya. Awas janganlah salah utk sekering EFI
  4. Starter mobil biarlah 15 menitan.

Cara Setel Kopling Avanza Xenia


Beda dengan versi 1.500 cc yang sudah menggunakan fluida, pedal kopling Avanza versi 1.300 cc masih memakai kabel sebagai penariknya. Tentu butuh penyesuaian lagi ketika kabel tersebut mulur seiring usia pakai. Biasanya sih bikin kaki kiri lebih cepat pegel gara-gara pedal kopling lebih berat. Gampang kok balikinnya lagi.

Gbr 1
[Image: juli2010minggu3-setelkoplingtoyotaavanza-01-Arseen.jpg]


Gbr 2
[Image: juli2010minggu3-setelkoplingtoyotaavanza-02-Arseen.jpg].

Gbr 3
[Image: juli2010minggu3-setelkoplingtoyotaavanza-03-Arseen.jpg]

Gbr 4
[Image: juli2010minggu3-setelkoplingtoyotaavanza-04-Arseen.jpg]

Ada 2 penyetelan untuk pedal kopling Avanza, yaitu penyetelan ketinggian pedal dan jarak bebas pedal kopling. "Idealnya sih setel ketinggian pedal dulu baru setel jarak bebas pedal," jelas Marsono, service advisor Tunas Toyota cabang Cinere, Jaksel.

Setel ketinggian pedal membutuhkan kunci ring 14 mm. Caranya mudah, tengok bagian atas pedal kopling, terdapat baut 14 mm untuk menyetel ketinggian pedal. Tinggal putar baut ke arah kiri untuk meninggikan, atau sebaliknya agar lebih rendah (Gbr.1). Patokannya jangan susah-susah. Tinggal lihat saja ketinggian pedal rem (Gbr.2), lalu sesuaikan dengan pedal kopling. Tujuannya supaya kaki lebih gampang berpindah setelah menginjak rem ataupun sebaliknya.

Kelar urusan di interior, sekarang tinggal setel jarak bebas kopling. Tak butuh kunci untuk menyetel jarak bebas kopling, tapi butuh usaha ekstra karena harus disetel lewat kolong kendaraan. Lihat bagian depan rumah transmisi, pada sisi kanan transmisi, terdapat kabel hitam untuk menyetel kopling.

Pada bagian yang menempel dengan rumah transmisi, kabel tersebut dilengkapi dengan gigi penggerak untuk meyetel jarak bebas kopling (Gbr.3). "Jarak bebas standar Toyota untuk kopling Avanza yaitu pedal dapat bergerak bebas 5 mm," lanjut Marsono lagi. Putar gigi searah jarum jam untuk membuat jarak bebas lebih banyak, begitu sebaliknya kalau ingin pedal kopling lebih rapat (Gbr.4).

Tapi itu bukan harga mati, lo. Maksudnya, jarak bebas masih dapat diatur tergantung selera pengemudi. Tinggal sesuaikan kebiasaan mengemudi masing-masing supaya lebih nyaman ketika berkendara.

Sekarang udah enggak bikin kaki kiri pegel lagi kan..? 

Sumber: OTOMOTIFNE

Pasang Sekat Kondensor AC Toyota Avanza, Optimalkan Isapan Udara



Coba intip kondensor AC Toyota Avanza masing-masing deh. Cek sekeliling kondensor, baik sisi kiri dan kanan juga bagian atasnya. Terdapat sedikit celah yang berpotensi dimasuki angin nakal, maksudnya tentu bukan angin yang diharapkan loh. Makin rapat celah kondensor, makin mantap pula kerja kompresor mendinginkan Freon.

"Tidak untuk mengurangi temperatur AC agar lebih dingin, tapi lebih untuk mengoptimalkan isapan udara fan agar lebih maksimal," jelas A Chien, ahli elektronik dari bengkel Phoenix-R di Gading Auto Centre Lt.3 Blok BS2, Jakut. Efek lanjutannya tentu usia pakai kompresor bisa lebih awet. Tapi jangan lupa perhatikan perawatan rutin AC ya!

Selain hardware macam kompresor, pendinginan sistem AC sangat tergantung dari pendinginan Freon. Pada Toyota Avanza, walau telah dilengkapi plastik penutup di masing-masing sisi kondensor, tapi ternyata masih menyimpan sedikit celah (Gbr.1). Maksudnya, selain angin yang terisap dari depan, ada kemungkinan angin dari samping ikut terisap. Akibatnya bukan angin panas dari kondensor yang terhisap, tapi justru angin palsu dari sekeliling. 

Gbr 1

Gbr 2

Gbr 3

Gbr 4
Cara menutupnya mudah kok, tinggal siapkan saja slang haflex ukuran 7/8" x 3/8" sepanjang 1 meter (Gbr.2). Biayanya berkisar Rp 100 ribu untuk seluruh pekerjaan termasuk pasang. Pilihan slang model ini karena lebih tahan terhadap panas radiator. "Bisa sih pakai busa seperti yang ada di apron bagian atas, tapi usia pakai lebih awet slang haflex," papar mekanik langsing ini. Pun tak perlu tools, hanya kunci ring 10 mm plus obeng min, itupun hanya digunakan untuk membongkar gril.

Cara bongkar gril pertama dengan melepaskan 2 buah skrup 10 mm di sisi kiri dan kanan pemegang gril, juga klip penguncinya sebanyak 4 buah menggunakan obeng min (Gbr.3). Selesai bongkar gril? Intip deh celah yang ada di sepanjang kondensor. Nanti, slang haflex tersebut akan diselipkan sepanjang celah yang ada.

"Cukup diselipkan, enggak usah pakai lem segala (Gbr.4). Itupun sudah kuat untuk mengikat slang haflex, dan dijamin enggak bakalan lepas," urai pria berusia 33 tahun ini. Kelar urusan selip-selipan, tinggal potong kelebihan slang yang ada sesuai panjang kondensor. "Biar yakin sisa celah yang ada hilang total," wanti A Chien lagi. Lanjut mengerjakan sisa bagian kondensor atas dan sisi lainnya.

Selesai pasang slang, coba deh isapan fan sekarang. Bisa pakai asap rokok untuk memastikan tak ada angin nakal yang nyelip lewat samping. Terus tinggal rakit gril lagi deh.

Sumber: OTOMOTIFNET

Dongkrak Toyota Avanza, Dijepit Biar Kencang


Gbr 1

Gbr 2

Gbr 3

Gbr 4

Tak ada yang menyangkal jam terbang mengemudi Santo di balik setir. Beragam kasus di jalan, mulai dari ban kempis hingga gangguan mesin sanggup dikerjakan tanpa masalah berarti. Namun beda ketika Toyota Avanza lansiran 2009 miliknya mengalami ban kempis di jalan tol.

Setelah mencari tempat perhentian yang aman, Santo mulai mencari tools standar bawaan pabriknya. "Kalau itu semua gampang, letaknya terorganisir rapi di bawah jok depan, termasuk dongkrak," papar pegawai bank swasta di daerah Kuningan, Jaksel ini.
Melepas ban serep di balik bumper belakang juga tak mengalami masalah. Namun beda ketika Santo harus melepas dongkrak gunting. "Ternyata caranya beda dengan mobil-mobil saya terdahulu," ucap ayah seorang putra ini.

Misalkan saja ketika melepas dongkrak Toyota Kijang keluaran 2000 yang cukup dengan mengecilkan dongkrak yang terkunci untuk melepasnya. Jadi dongkrak bagai dikurung pada dudukannya dengan menjepit dongkrak pakai penguncinya.

Sedang melepas dongkrak Avanza sedikit beda, harus dilonggarkan terlebih dahulu untuk melepaskan dongkrak dari kunciannya. Jadinya justru seperti menjepit penguncinya dengan bodi dongkrak. Tak perlu terlalu besar tentu, cukup direnggangkan seperti ketika ingin memakai dongkrak saat mengangkat bodi (Gbr.1). Lihat jarak dongkrak ketika terlepas dari kunciannya.

Nah selesai mengganti ban kempis, sekarang tinggal meletakkan dongkrak kembali pada tempatnnya. Sisakan jarak pada dongkrak sepanjang 1 jari tangan atau kira-kira 10 cm (Gbr.2).
Taruh dongkrak pada dudukannya, sesuaikan dengan pengunci yang ada. Pada sisi belakang yang dekat dengan jok tengah, terdapat 2 buah pengunci yang berbeda tinggi (Gbr.3).

Ini berguna untuk mengunci dongkrak, dan besarnya pas dengan rongga pada batang dongkrak. Lihat kembali pengunci pada sisi batang dongkrak yang lain. Kalau tidak pas, kemungkinan dongkrak akan bergoyang-goyang ketika melewati jalan jelek.

Ketika letak batang dongkrak dengan penuncinya sudah pas. Mengunci dongkrak agar tidak berbunyi berisik kala melewati jalan jelek, cukup dengan mengecilkan dongkrak sama seperti ketika ingin melepas dari bodi (Gbr.4). Umpamakan seperti menjepit dongkrak pada penguncinya. 
Sumber: OTOMOTIFNET

AC Bau Tak Sedap? Ini Cara Menghilangkannya


Gbr 1

Gbr 2

Gbr 3

Gbr 4
Kebiasaan saat berkendara seperti membawa aneka makanan dan minuman, merokok sembari nyetir dan kerap menyimpan barang-barang beraroma menyengat di kabin, merupakan pemicu munculnya beragam bau tak sedap dari AC.

"Bau tidak sedap dari AC berbeda di setiap mobil, tergantung kebiasaan pemiliknya saat sedang nyetir," buka Ferry, spesialis AC dari Auto Rotary II di daerah Tanah Kusir, Jaksel.

Seperti pengalaman Eddy, pemilik Toyota Avanza 1.3 G VVTi lansiran 2007, yang kerap jengkel tiap kali menghidupkan AC di mobil kesayangannya itu. "Baunya mirip kayak bau pesing, tiap kali menghidupkan AC pertama kali. Tapi beberapa menit kemudian langsung hilang dan aromanya normal kembali," ungkap pria ramah ini.  

Setelah dirunut dari kebiasaan Eddy yang tidak merokok ini, memang Ia pernah memodifikasi boks speaker di kabin, dengan menggunakan perekat beraroma menyengat.

Kemungkinan pemicu munculnya bau tak sedap dari embusan udara AC di kabin Avanza silver ini, lantaran bau menyengat dari lem tadi menyusup masuk ke sistem saluran hisap AC.

"Posisi saluran hisap AC di kabin Avanza, letaknya memang di bawah dasbor dekat laci. Hal ini memungkinkan aroma menyengat yang berasal dari bagian bawah, mudah tersedot ke saluran hisap AC termasuk debu dan kotoran di lantai kabin," urai Ferry.

Kelamaan kondisi evaporator yang terhubung dengan saluran hisap ini, di dalamnya banyak menumpuk kotoran. Kondisi dingin pada komponen ini menjadikan tingkat kelembaban semakin tinggi. Jika lama tak dibersihkan bisa memicu bau tak sedap di ruang evaporator, yang berperan menyuplai hawa sejuk ke kabin.

Menghilangkan aroma tak sedap dan menyengat tiap kali menghidupkan AC, bisa di awal atau sesekali muncul, mesti membersihkan bagian evaporator berikut blower.

Pada kondisi ringan maupun yang sudah parah, cara ini dianggap paling mumpuni buat mengusir bau menyengat tadi. Langkah pertama mesti mencopot evaporator berikut blower AC (Gbr.1) untuk dibersihkan secara manual.

Metoda manual cleaning yang diterapkan Ferry ada beberapa step. Yaitu membersihkan evaporator pakai obat khusus (Gbr.2) untuk mengangkat kotoran yang sudah lengket. Dilanjutkan dengan membilasnya pakai cairan sabun untuk menyapu sisa kotoran.

Kemudian dibilas lagi dengan air bersih bertekanan (Gbr. 3). Supaya tidak merusak bagian fin (sirip) pada evaporator, cara menyemprotkan air mesti tegak lurus dan memakai mode soft alias air yang menyebar. Hal ini untuk menghindari sirip menjadi bengkok akibat tekanan air dari arah samping.

Setelah bersih semuanya, pasang kembali evaporator dan blower ke posisi awal. Untuk menciptakan aroma wangi di kabin, bisa tambahkan parfum model busa yang ditaruh di celah saluran hisap AC (Gbr.4).

Sumber : OTOMOTIFNET